Festival Mandarin Khas Universitas Negeri Surabaya

Standard
Peserta lomba Mading di Festival Mandarin Unesa 2014

Peserta lomba Mading di Festival Mandarin Unesa 2014

Sekitar seminggu yang lalu, di kampusku diadakan acara Festival Mandarin. Katanya sih sambil merayakan acara Imlek. Ya~ telat sih~ Tapi lebih baik telat daripada tidak sama sekali, bukan? Well, berikut adalah laporan saya, hohoho~

Acara tahunan yang tak pernah terlupakan dari jurusan Pendidikan Bahasa Mandarin, perayaan Imlek. Walaupun agak telat, tapi prodi Bahasa Mandarin tetap selalu mengadakan acara tahunan jurusan di Joglo Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Kampus Lidah Wetan. Tepatnya pada hari Kamis (27/2) seluruh kegiatan perkuliahan di prodi Bahasa Mandarin diliburkan total. Seperti biasa, banyak sekali lomba khas China menyelimuti festival budaya ini. Mulai dari wushu (salah satu silat dari China), fashion show, shufa (kaligrafi Mandarin), drama khas/bahasa Mandarin, makan nasi goreng menggunakan sumpit, dan tak ketinggalan mading 3D bertemakan shio Kuda.

Memasuki tahun Kuda Kayu dalam kalender China ini, seluruh acara tak pernah luput dengan hiasan kuda serta beberapa aksesoris imlek lainnya. Walaupun isi acara dipenuhi dengan ornamen-ornamen Mandarin serta tulisan Hanzi (karakter Mandarin) dimana-mana, tapi dua MC dari angkatan 2012 itu membawakan acaranya dengan dwi bahasa. Pengunjungpun tidak hanya dari jurusan Pendidikan Bahasa Mandarin, dari jurusan lainpun ikut melihat-lihat acara budaya tahunan itu.

“Walaupun ini baru pertama kali saya hadir di acara ini, tapi seluruh isi acara sudah sangat bagus walaupun sebulan saja para panitia mempersiapkannya,” komentar Lies Amin Lestari selaku ketua prodi Bahasa Mandarin yang tahun ini baru menjabat. Wajah para dosen native speaker pun terpukau dengan acara yang dari tahun ke tahun semakin baik ini. Akhir acara diisi dengan beberapa tampilan tarian, unjuk bakat dan pengumuman pemenang. “Sayang festival imleknya dirayakan sangat telat, tapi secara keseluruhan acaranya sangat bagus, saya senang sekali. Ini adalah kenangan yang takkan terlupakan,” ujar Yang Huan, salah satu mahasiswa asing dari China yang belajar di Unesa.

Ini adalah sekilas cerita bin laporan festival Mandarin di kampusku. Lalu, bagaimana dengan festival Mandarin di kampus kalian?🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s